Cara Memakai Fungsi nth-child Selector | Tutorial Lengkap

Cara Memakai Fungsi nth-child Selector

Selain ada beberapa macam Selecetor Dasar dan juga Pseudo Selector, CSS juga memiliki selector lainnya yang bernama nth-child. nth-child merupakan seletor yang digunakan untuk menyeleksi element child (anak) yang ada di dalam element parent (induk).

Zona Internetku June 09, 2019

Thumbnail Cara Memakai Fungsi nth-child Selector

Contoh dari element child atau anak adalah apabila element tersebut berada di dalam element parent atau induk seperti <li> dan </li> berada di dalam element <ul> dan penutupnya </ul>. Dengan demikian tag <ul> disebut element parent sedangkan tag <li> disebut child.

Cara Penggunaan nth-child Selector

Untuk menggunakan selector ini kita harus memilih element child dan menggunakan syntax :nth-chil(x)

x disini dalam artian untuk memilih element child yang kita seleksi untuk diberi style

x bisa ditulis dengan berbagai macam kode seperti:

1. number/angka : 1,2,3,4,dst

2. keyword/kata kunci : odd, even, dll

3. formula/rumus : 3n , n+5 , -n+5 , 2n+4 , -2n+8 ,dll

Baca juga :

Memahami Konsep Pseudo Class Dan Pseudo Element Pada CSS

Cara Menggunakan Selector Pada Kode CSS

Mengenal Macam Macam Selector Pada Kode CSS

Contoh pertama

			<html> <head> <title>Belajar nth-child</title> <style> div p:nth-child(3) {color:red} </style> </head> <body> <div> <p>anak pertama</p> <p>anak kedua</p> <p>anak ketiga</p> <p>anak keempat</p> <p>anak kelima</p> </div> </body> </html>

Jika kalian menyalin dan menjalankan kode di atas ke HTML Editor kalian maka hasilnya akan menjadi seperti ini

Cara Memakai Fungsi nth-child Selector

Dari contoh kode diatas kita dapat menyimpulkan bahwa tag <div> sebagai induk yang memiliki anak berupa tag <p> dengan jumlah 5 anak, apabila kita hanya ingin menyeleksi pada anak ke-3 saja maka kita bisa menggunakan angka untuk memilihnya, seperti berikut div p:nth-child(3) {color:red}

Contoh kedua

			<html> <head> <title>Belajar nth-child</title> <style> ul li:nth-child(odd) {color:yellow} ul li:nth-child(even) {color:green} ul li:first-child {color:red} ul li:last-child {color:blue} </style> </head> <body> <ul> <li>anak pertama</li> <li>anak kedua</li> <li>anak ketiga</li> <li>anak keempat</li> <li>anak kelima</li> <li>anak keenam</li> <li>anak ketujuh</li> <li>anak kedelapan</li> <li>anak kesembilan</li> <li>anak kesepuluh</li> </ul> </body> </html>

Cara Memakai Fungsi nth-child Selector 2

Fungsi dari :nth-child(odd), :nth-child(even), :first-child dan juga :last-child

  • :nth-child(odd) berfungsi menyeleksi anak dengan urutan angka ganjil seperti angka 1,3,5,7,9,dst
  • :nth-child(even) berfungsi menyeleksi anak dengan urutan angka genap seperti angka 2,4,6,8,10,dst
  • :first-child untuk menyeleksi anak pertama
  • :last-child untuk menyeleksi anak terakhir

Contoh ketiga

ul li:nth-child(3n) {property: value;}

(Masih menggunakan kode yang sama seperti contoh nomor dua). (3n) dapat di artikan sebagai kelipatan angka pada penyeleksian child, jadi selector tersebut akan menyeleksi mulai dari anak ke- 3 dan kelipatannya yaitu 6,9,12,15,dst. Kita bisa memilih kelipatannya menjadi angka berapapun yang kita pilih.

Contoh keempat

ul li:nth-child(n+5) {property: value;}

(n+5) memiliki arti bahwa dia akan menyeleksi mulai dari anak (positif) ke- 5 hingga seterusnya yaitu anak ke- 5,6,7,8,9,10,dst

Contoh kelima

ul li:nth-child(n-5) {property: value;}

(n-5) jika tadi menggunakan tanda plus (+) akan menyeleksi anak ke- 5 dan seterusnya, maka tanda minus (-) akan menyeleksi anak ke-5 dan sebelumnya yaitu anak ke- 5,4,3,2,1

Contoh keenam

ul li:nth-child(2n+4) {property: value;}

Ternyata kita juga bisa melakukan kombinasi pada formula selector nth-child supaya kita dapat menyeleksi secara mendetail.

(2n+4) artinya adalah tanda plus (+) untuk menyeleksi anak selanjutnya, angka 2 sebagai kelipatan dan angka 4 sebagai dimulainya penyeleksian, jadi dia akan mulai menyeleksi dari anak ke- 4,6,8,10,dst

Contoh ketujuh

ul li:nth-child(2n-8) {property: value;}

Sama seperti contoh sebelumnya namun ini adalah kebalikannya.

(2n-8) tanda minus (-) untuk menyeleksi anak sebelumnya, angka 2 sebagai angka kelipatan dan angka 8 sebagai tanda untuk dimulainya penyeleksian, jadi dia akan menyeleksi anak ke- 8,6,4,2,dst